Ecodrain

Go Green! The Most Cost Effective Ways to Live

ANALISA PERMASALAHAN PENERAPAN CLEAN CONSTRUCTION DALAM PEMBANGUNAN FISIK INFRASTRUKTUR PERKOTAAN BERDASARKAN FIDIC (MDB HORMISED EDITION 2006)*

PERMASALAHAN

Dalam pembangunan infrastruktur perkotaan sering ditemui pelaksanaannya menyebabkan gangguan lalu lintas, gangguan lingkungan (pencemaran udara oleh debu, kebisingan, kemacetan, sisa gas/oli buangan mesin, pencemaran air oleh galian tanah yang masuk ke badan air, dlsb) yang menyebabkan keberatan dari masyarakat disekitar proyek konstruksi, seperti contoh: pelaksanaan pembangunan saluran drainase di Thamrin dan beberapa lokasi di Jakarta tahun 2012.

Clean Construction adalah prinsip melakukan suatu pekerjaan dengan cara yang bersih, rapi dan tertib sehingga dapat mengurangi gangguan terhadap lingkungan sekitarnya. Walaupun masih tergolong baru, namun beberapa pekerjaan yang terkait dengan proyek pembangunan terutama yang berskala besar diharapkan menerapkan kegiatan clean construction ini.

Penerapan Clean Construction dalam pembangunan selalu dianggap menyebabkan pemborosan dalam segi biaya dan waktu terutama oleh kontraktor-kontraktor kecil, sehingga sulit diterapkan. Akan tetapi dari beberapa best practice aplikasi Clean Construction di bidang ke-PU-an seperti pada pembangunan perpipaan air limbah pada proyek DSDP (Denpasar Sewerage Development Programmed) didapatkan informasi pembangunannya dapat tercapai sesuai dengan waktu yang dijadualkan dengan lebih efisien dan efektif.

ASPEK HUKUM DAN PENGATURAN DI INDONESIA

Dalam pelaksanaan pekerjaan berdasarkan item pekerjaan dan biaya serta spesifikasi teknis pekerjaan infrastruktur di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta terdapat item pemulihan lokasi pekerjaan dan SMK3. Sehingga menjadi kewajiban bagi pelaksana jasa konstruksi melaksanakan spesifikasi teknis dan item pekerjaan dalam biaya.

Mengacu pada Permen Neg. LH No. 11 Tahun 2006 tentang Kegiatan Bidang Pekerjaan Umum Yang Wajib Dilengkapi Dengan Amdal serta Kep.Men.Kimpraswil No. 17/KPTS/M/2003 tentang kegiatan yang wajib dilengkapi dengan UKL-UPL bahwa pembangunan saluran drainase wajib mencantum upaya/rencana kegiatan yang meminimalkan dampak pekerjaan konstruksi terhadap lingkungan. Prinsip-prinsip Clean Construction merupakan bagian dari Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan dalam pelaksanaan prakonstruksi, konstruksi dan pasca konstruksi.

KENDALI MUTU

Picture6

KENDALI BIAYA

Picture7

KENDALI WAKTU

Picture8

* Paper Kuliah: Aspek Hukum Dan Manajemen Kontrak, Program Manajemen Konstruksi Pascasarjana Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan, Universitas Persada Indonesia Y.A.I Jakarta, 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Maret 13, 2015 by .

Navigasi

%d blogger menyukai ini: