Ecodrain

Go Green! The Most Cost Effective Ways to Live

KONDISI DAN SISTEM PENGELOLAAN AIR LIMBAH DKI JAKARTA SAAT INI

Disarikan dari: Ali, Firdaus; KONSEP STANDAR PENGELOLAAN AIR LIMBAH DI PROVINSI DKI JAKARTA, PT. TRIBINA BUANA – Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, 2008.

Pengelolaan limbah cari yang terdapat di wilayah DKI Jakarta saat ini menggunakan berbagai macam sistem pengolahan (unit proses dan unit operasi). Sistem pengolahan Air limbah yang digunakan berupa pengolahan secara fisik maupun pengolahan secara biologis. Proses pengolahan Air limbah secara biologis yang digunakan di beberapa IPAL tersebut berupa proses aerob dan anaerob.

Sistem pengolahan secara fisik yang telah ada menggunakan proses penyaringan (filtrasi). Unit operasi dengan proses filtrasi yang telah digunakan berupa membrane clear box unit (MCB), vacuum rotation membrane (VRM), dan saringan pasir. Proses penyaringan dilakukan dengan media membrane dan pasir.

Sistem pengolahan secara biologis yang telah ada menggunakan proses aerob dan anaerob. Proses pengolahan Air limbah secara aerob menggunakan unit operasi berupa tangki aerasi, rotating biological contactor, dan biofilter. Sementara itu, pengolahan secara anaerob menggunakan unit operasi berupa tangki kontak dan biofilter. Beberapa sistem yang banyak digunakan diantaranya menggunakan biogard system dan biocaps system.

Jenis-jenis IPAL yang telah digunakan di wilayah kegiatan dapat dilihat pada Tabel di bawah ini. Berdasarkan tabel tersebut, dapat dilihat lokasi IPAL yang telah dibangun di seluruh wilayah DKI Jakarta. Selain itu, Table 3.1 juga memberikan gambaran system dan proses apa yang dipergunakan oleh masing-masing IPAL. Selain itu, masing-masing IPAL memiliki cakupan pelayanan yang berbeda-beda. Cakupan pelayanan tersebut meliputi kantor pemerintahan, permukiman, pasar, rumah sakit herwan, peternakan sapi, kebun binatang dan kawasan industri rumah tangga.

Tabel IPAL Di Wilayah DKI Jakarta

No. Lokasi IPAL Sistem Proses Unit Operasi Perlengkapan Pendukung Layanan Keterangan
1 Jatipulo Biogard Aerob Tangki aerasi Tangki pemisah, tangki sedimentasi Komunal Permukiman
2 Kantor Dinas Pariwisata Biogard Aerob Tangki aerasi Inlet chamber, bar screen, tangki pemisah, tangki sedimentasi, tangki khlorinasi, effluent basin On-site Kantor
3 Dinas Pemadam Kebakaran Pengolahan fisik Filtrasi MCB Sump pit, bar screen, tangki sedimentasi, clear water tank, sludge holding On-site Kantor
4 Dinas Perindustrian & Perdagangan Biogard Aerob Tangki aerasi Inlet chamber, bar screen, tangki pemisah, tangki sedimentasi, tangki khlorinasi, effluent basin On-site Kantor
5 Dinas Pertanahan & Pemetaan Biogard Aerob Tangki aerasi Inlet chamber, bar screen, tangki pemisah, tangki sedimentasi, tangki khlorinasi, effluent basin On-site Kantor
No. Lokasi IPAL Sistem Proses Unit Operasi Perlengkapan Pendukung Layanan Keterangan
6 Dinas Teknis Gunung Sahari Pengolahan fisik Filtrasi MCB Sump pit, bar screen, clear water tank, sludge holding On-site Kantor
7 Dinas Teknis Jatinegara Timur Biogard Aerob Tangki aerasi Inlet chamber, bar screen, tangki pemisah, tangki sedimentasi, tangki khlorinasi, effluent basin On-site Kantor
8 Dinas UPP UPT DPU Biogard Aerob Tangki aerasi Inlet chamber, bar screen, tangki pemisah, tangki sedimentasi, tangki khlorinasi, effluent basin On-site Kantor
9 Dinas Teknis Jatibaru Biofilter Aerob- anaerob Biofilter, tangki aerasi Bak stabilisasi, bak pengendap On-site Kantor
10 Gedung Balaikota Pengolahan fisik & bilogis Aerob, filtrasi Tangki aerasi, VRM Sump pit, sludge holding tank On-site Kantor
11 Walikota Jakbar Pengolahan fisik & bilogis Filtrasi, aerob Saringan pasir, tangki aerasi Inlet chamber, bar screen, tangki pemisah, tangki sedimentasi, effluent basin On-site Kantor
12 Walikota Jaktim Bioaktivator Aerob Tangki aerasi Screen, grease trap, bak ekualisasi, bak pengendap, effluent tank, sludge holding tank On-site Kantor
13 Walikota Jakut Pengolahan fisik Filtrasi Saringan pasir On-site Kantor
14 Kebun Binatang Ragunan Tangki aerasi Bak pengumpul On-site Limbah cair hewan
15 Kopti Semanan Biofilter Anaerob, aerob Biofilter, tangki aerasi Bak kontrol, bak ekualisasi Komunal Industri RT pembuatan tahu & tempe
16 Malakasari Bioaktivator Aerob Tangki aerasi Sump pit, screen, tangki pemisah, tangki sedimentasi, tangki klorinasi, effluent basin Komunal Permukiman
17 Muara Angke Bioaktivator Aerob Tangki aerasi Inlet chamber, screen, bak pengendap, bak lumpur, klorinasi, effluent tank Komunal Permukiman
18 Pasar Slipi Bioaktivator Aerob RBC Bak pengendap Komunal Pasar
19 Pasar Cengkareng Biocaps Aerob Tangki kontak Inlet chamber, sump pit, communitor, mixing tank, bak ekualisasi, bak pemisah, bak pengendap, klorinasi, effluent basin Komunal Pasar
20 Pasar Mayestik Biocaps Aerob Tangki kontak Inlet chamber, sump pit, communitor, mixing tank, bak ekualisasi, bak pemisah, bak pengendap, klorinasi, effluent basin Komunal Pasar
21 Pasar Rawamangun Biofilter Anaerob, aerob Bak kontak, bak aerasi Inlet chamber, bak stabilisasi, bak pengendap, effluent tank, bak lumpur Komunal Pasar
22 RSH Ragunan Anaerob, aerob On-site Limbah cair hewan
23 Pondok Rangon Bioaktivator Anaerob, aerob Bak aerasi Inlet cahmber, bak pembagi, effluent tank Komunal Peternakan sapi
24 Temporary Mega Kuningan Bioaktivator Aerob Bak aerasi Inlet chamber, grease trap, bak pengendap, effluent tank, bak lumpur
25 Waduk Grogol Bioaktivator Aerob RBC Bak pengendap Komunal
26 Waduk Melati Bioaktivator Aerob RBC Bak pengendap Komunal
27 Kecamatan Biogard Aerob Tangki aerasi Bak pemisah, bak pengendap, klorinasi, effluent tank On-site Kantor

IPAL, seperti yang tercantum pada Tabel merupakan prasarana yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta. IPAL tersebut dibangun dalam skala kecil dengan kapasitas bervariasi antara 10-800 m3/hari. IPAL yang paling besar kapasitasnya adalah IPAL Waduk Grogol sebesar 800 m3/hari. Sementara IPAL dengan kapasitas 10 m3/hari dibangun di kantor-kantor kecamatan.

IPAL yang telah dibangun tersebut, sebagian besar pengelolaannya telah diserahterimakan kepada pengguna. IPAL yang berada di kantor-kantor walikota dan Dinas, saat ini di bawah pengawasan dan pengelolaan kantor tersebut. Sementara itu, IPAL yang berada di kawasan sentra pengrajin tempe & tahu diserahkan kepada Koperasi Pengusaha tahu & tempe (Kopti) untuk pengelolaannya. IPAL Pondok Rangon telah diserahkan pengelolaannya kepada Dinas Peternakan.

Namun, pada kenyataannya IPAL yang telah diserahterimakan tersebut sebagian tidak berjalan dengan baik. Ada IPAL yang sudah tidak dioperasionalkan lagi. Ada juga IPAL yang beberapa peralatan pendukungnya tidak dipergunakan atau rusak sehingga pada akhirnya kinerja IPAL tidak berjalan dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Agustus 11, 2008 by .
%d blogger menyukai ini: