Ecodrain

Go Green! The Most Cost Effective Ways to Live

TEKNIK BIOREMEDIASI UNTUK MENDUKUNG PROGRAM ECODRAINAGE DI INDONESIA

Oleh: Dr. Ir. Edwan Kardena (Teknik Lingkungan – ITB Bandung)

Dapat diartikan sebagai Clean-Up, atau upaya pengembalian kualitas lingkungan kepada kondisi sebelum terjadi pencemaran

Lebih umum ditujukan pada kasus kasus pencemaran di tanah (termasuk air tanah) atau lahan tercemar

Namun juga secara luas diartikan untuk pemulihan lingkungan (tidak hanya lahan) tercemar, termasuk lingkungan perairan dan udara

Di Indonesia saat ini lebih banyak diaplikasikan untuk menanggulangi pencemaran akibat sludge atau ceceran minyak di industri MIGAS

Apakah Bioremediasi dapat diaplikasikan untuk memulihkan atau membersihkan sungai, saluran, kolam, danau yang tercemar?

Bioremediasi Badan Air

Secara teoritis jauh lebih mudah daripada melakukan pemulihan lahan tercemar namun pada kenyataannya jauh lebih kompleks karena banyak faktor yang terlibat, diantaranya

Cakupan area pencemaran yang jauh lebih luas

Stake holder yang lebih banyak

Polutan lebih mobile

Dengan demikian maka remediasi badan air berupa sungai, akan jauh lebih kompleks dari pada meremediasi kolam, danau, atau saluran drainase (makro)

Sebagai contoh: Program Restoring/Cleaning Up the Industrialized Mahoning River, di USA, direncanakan untuk periode 1997-2017 (20 tahun) dengan tahapan:

Phase 1 : Reconnaissance 1997-1999

Phase 2 : Feasibility 2002-2004

Phase 3 : Pre-construction 2005-2006

Phase 4 : Construction 2007-2017

Bioremediasi badan air dapat dilakukan pada 3 komponen sbb:

Komponen airnya sendiri (perbaikan kualitas air)

Komponen padatan yang berada dipermukaan (sampah, skim, busa)

Komponen sludge atau lumpur yang berada di dasar.

Perbaikan Kualitas Air

Perbaikan kualitas air harus dilakukan pada level hulu, dalam hal ini sumber-sumber pencemar (begin of pipe approach). Dalam kontek tersebut maka program keberadaan IPAL/WWTP di industri2 atau Sewage Plant suatu kota masuk dalam kategori ini.

Pencemaran dari daerah pertanian harus dilihat pada persfektif yang lebih luas, melibatkan upaya-upaya teknik pertanian yang lebih bersih misalnya dengan menghindari penggunaan pestisida dari golongan POPs

Pencemaran dari drainase terutama pada musim hujan harus melibatkan konsep pembuatan jaringan/sistem drainase yang lebih ramah lingkungan (Eco-urban drainage) atau Sustainable Urban Drainage System.

Penyisihan Padatan di Permukaan

Penyisihan padatan dipermukaan, akan terkait dengan pengelolaan persampahan. Mengurangi volume sampah yang dibuang ke badan air, melakukan pengerukan sampah dipermukaan dan upaya-upaya lain yang relevan.

Padatan hasil pengerukan apabila berupa sampah maka akan masuk pada sistem pengelolaan persampahan

Padatan yang bukan berupa sampah, apabila berupa komponen organik maka dapat di Bioremediasi.

Perbaikan Kualitas Dasar Badan Air (Sludge/Lumpur/Endapan)

Pada umumnya perbaikan kualitas dasar badan air dilakukan secara ek-situ, yaitu dengan mengeruk/mengangkat sludge atau endapan. Namun pada saat ini endapan atau sludge hanya dibiarkan saja tanpa diolah sehingga terkesan memindahkan pencemaran ketempat lain.

Teknik pengolahan sludge secara ek-situ dapat mengikuti teknik yang sudah umum dalam bioremediasi yaitu diantaranya land-farming, biopile, komposting, windrow.

Pencemaran oleh logam berat tidak dapat dilakukan dengan teknik bioremediasi seperti diatas, namun dapat dilakukan dengan Phytoremediasi setelah Bioremediasi.

Perbaikan Kualitas Saluran

Perbaikan kualitas saluran-saluran kecil (drainase makro dan mikro) dapat dilakukan dengan mengangkat materi pencemar yang berada dalam badan saluran, mengumpulkannya pada satu tempat tertentu untuk di bioremediasi secara terpusat.

  • Sebagaimana laiknya kegiatan clean-up, maka setelah proses bioremediasi maka harus dilakukan upaya-upaya pencegahan agar pencemaran dapat dikurangi atau bahkan ditiadakan

Sumber: Disarikan dari Materi Ekspose beliau pada Workshop Penyempurnaan Draf Pedoman Ecodrain Edisi 2007, 12 Juni 2008, Hotel Nikko Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Juni 19, 2008 by and tagged .
%d blogger menyukai ini: